Bagaimana Diabetes Menyerang Bagai Pencuri Di Malam Hari Hingga Hampir Menghancurkan Rumah Tangga Saya

Disclaimer : Hasil yang didapat pada setiap individu bisa berbeda, tergantung kondisi fisik masing-masing individu.

Bandung, 11 Mei 2019 | 08.12 WIB

Saya Sutomo atau biasa dipanggil Ozi, seorang wirausaha dari Bandung. Saat ini berusia 43 tahun dan tinggal di Cikudapateuh Dalam, Kelurahan Kacapiring, Batununggal, Bandung.

Bermula dari kesemutan dan pegal yang saya alami di tangan kanan, saya mencoba mengatasinya dengan melakukan pijat ke tukang urut tapi tak kunjung sembuh.

Awalnya saya mengira ini adalah reumatik atau asam urat. Jadi saya mencoba untuk mendapatkan pengobatan tradisional, namun masih saja kesemutan dan pegal belum mereda.

Setelah itu, datang masalah lain seperti badan sering capek, mengantuk tiap selesai makan, pandangan mulai kabur, setiap tengah malam sering lapar dan buang air kecil.

Selain itu saya juga mendapati sebuah masalah yang sangat berpotensi bisa menghancurkan keharmonisan rumah tangga yang sudah bertahun-tahun saya bangun bersama istri. Yakni ketika saya juga mendapati masalah lemahnya ereksi dan kurangnya nafsu syahwat.

Masalah ereksi dan nafsu syahwat Ini benar-benar meruntuhkan kepercayaan diri saya sebagai lelaki. Bahwa saya terancam tidak mampu memberikan nafkah batin. Ini menjadi momen yang membuat saya menyadari bahwa saya harus bisa sembuh demi istri dan keluarga.

Mengetahui banyaknya masalah yang timbul ini, saya akhirnya memutuskan untuk check-up ke Puskesmas terdekat. Hasilnya, meski asam urat masih normal di angka 6, namun gula darah sangat tinggi di 460, demikian juga kolesterol di 315.

Hasil check-up dan diagnosa dokter menunjukkan bahwa saya berpotensi mengidap diabetes. Penyakit yang dikenal sebagai silent killer ini membuat saya cukup syok saat itu.

Bagi saya, penyakit diabetes ini layaknya seorang pencuri di malam hari. Ia datang tanpa disadari dan ketika kita lengah. Lalu membawa hal-hal berharga dalam hidup kita seperti kesehatan, stamina, termasuk juga keharmonisan keluarga.

Saya sadar ini semua terjadi karena selama ini melakukan pola hidup yang tidak sehat. Seperti sering minum teh manis sebelum tidur, terlalu banyak makan nasi saat masih panas, sering begadang, dan tidak pernah olah raga.

Sebagai wirauasaha, saya juga sering kali menghadapi stres karena pekerjaan. Mulai dari stres soal produk yang saya pasarkan, stres soal rekan bisnis, semua capek pikiran tersebut saya yakin juga berpengaruh juga pada diabetes yang saya alami

Apalagi saya juga teringat bahwa besar kemungkinan, penyakit ini juga disebabkan oleh faktor genetik pada keluarga, dimana ayah saya sebelumnya juga mengidap diabetes.

Selepas dari check-up di Puskesmas, saya mendapatkan pengobatan untuk diabetes ini, namun masalah yang saya alami sepertinya tak berubah.

Saya pun banyak melakukan browsing di internet dan mencari solusi pengobatan. Ada yang menyarankan untuk meminum rebusan daun kersen, rebusan kayu ular irian, rebusan kayu manis, serta minum biji mahoni. Setelah saya coba, pada awalnya masalah saya mulai mereda. Namun sepertinya belum ada perubahan signifikan.

Saat melakukan browsing di internet, waktu itu saya menemukan informasi tentang produk JAMSI dan saat itu juga saya penasaran dengan produk ini.

Setelah saya telusuri lebih lanjut ternyata JAMSI telah mendapatkan banyak tanggapan positif dari konsumennya, ditambah lagi ternyata JAMSI diformulasikan oleh Ning Harmanto seorang pakar herbal yang telah berpengalaman 20 tahun lebih di Bidangnya.

Ning Harmanto Saat Bertemu Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Ke-6 RI (2004-2014)
Ning Harmanto (sebelah kanan) saat bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta bapak Sandiaga Uno (sebelah kiri) dalam kegiatan sosial
“Kita HARUS bangga dengan karya anak bangsa” Prof. Rhenald Kasali (Guru Besar Universitas Indonesia)

JAMSI juga telah mendapatkan Izin BPOM dan Halal MUI sehingga saya tidak perlu khawatir lagi untuk mengkonsumsinya. Rasanya agak kecut di lidah namun perlahan kesemutan dan pegal saya berangsur hilang. JAMSI sepertinya juga betul-betul cocok karena semua masalah yang selama ini saya rasakan, bisa hilang dalam 2 hari.

Setelah itu, saya rutin minum JAMSI hingga gula darah saya mencapai angka 112. Ketika kembali melakukan check-up, kadar gula darah saya dinyatakan normal oleh dokter dan Alhamdulillah saya tidak merasakan lagi semua masalah yang saya derita saat diabetes kemarin.

Foto saya, istri dan anak saya yang sedang merayakan ulang tahun ke-6 nya.

Saya benar-benar bersyukur karena Allah SWT telah mempertemukan saya dengan produk yang bernama JAMSI. Dimana impian saya menjalani hidup normal tanpa masalah diabetes bisa terwujud.

Hingga kini saya rutin mengkonsumsi JAMSI dan memperbaiki pola hidup. Mulai dari memperhatikan makanan dan mengatur pola makan secara tepat, melakukan olah raga dengan teratur, serta berusaha untuk mengubah pola bekerja untuk menghindari stres pikiran.

Ini semua mendorong saya untuk berbagi pengalaman hidup. Bahwa kesehatan itu sangat penting dan mahal bagi setiap manusia. Itulah kenapa bagi keluarga dan teman-teman yang mengalami permasalahan dengan diabetes, saya selalu merekomendasikan Jamsi untuk bisa pulih kembali.

Keseluruhan informasi penting yang saya rangkum diatas, semoga dapat berguna untuk khalayak luas yang mungkin memiliki riwayat penyakit sama seperti saya.

Bagi Anda yang juga ingin memesan JAMSI, Anda dapat menghubungi langsung Distributor resmi langganan saya di bawah ini. Berikut saya informasikan detail harga dan pemesanannya;

Informasi Harga JAMSI

BPOM TR 133.672.711

Jamsi bisa Anda dapatkan dengan harga hanya
Rp 425.000,-
Per Botol 500ml
*untuk pemakaian 2 – 3 minggu
**Free Ongkir

Bagi Anda yang ingin berkomitmen menurunkan kadar Gula Darah rata-rata selama 3 bulan terakhir (HbA1c) sangat disarankan untuk membeli 1 paket khusus penurun HbA1c yaitu sebanyak 5 botol yang bisa anda konsumsi secara rutin selama -/+ 3 bulan.

Program Penurun HbA1c Bergaransi

5 Botol Hanya Rp 2.125.000 1.700.000,-
(Hemat Rp 425.000 + GARANSI)
*Untuk pemakaian selama -/+ 3 Bulan

Khusus pembelian paket penurun HbA1c ini Kami memberikan Garansi Uang Kembali 100% apabila dalam kurun waktu 3 bulan Gula Darah atau HbA1c Anda tidak kunjung turun*

S&K:
– Konsumsi secara rutin
– Mengikuti panduan dari pakar kami

Informasi Pemesanan

 

Silahkan KIRIM WA atau SMS ke:
0812 – 8772 – 5857
dengan format:

JAMSI 500 ML, JUMLAH, NAMA DAN ALAMAT LENGKAP

Contoh: JAMSI 500 ml, 5 botol, Budi Hermansyah, Jl.Gatot Subroto, No.17,Jakarta Barat

Atau Klik Tombol di Bawah ini untuk Order Jamsi

Pengiriman http://www.AhliDiabetes.com menggunakan Jasa JNE. Paket dijamin 100% Aman & Sampai ke alamat Anda dengan kualitas terbaik.

JAMSI Siap Dikirim Ke Seluruh Indonesia